VERITAS
Bahasa Indonesia
Unduh aplikasi

Astrologi Journal · Traditional techniques

Name the method before interpreting the result

Dignities, sect, bounds, triplicity, reception, lots, dispositors, aspect doctrine, and other source-dependent techniques from traditional astrology.

JURNAL VERITAS
FIELD NOTES · 04

Atlas jurnal

Pilih jalan masuk yang jelas

Lima jalur dalam Astrologi dan pencarian di semua panduan terbit.

Di dalam topik ini

Arsip Traditional techniques

Menampilkan 13–24 dari 32 panduan.

17 menit baca

Dispositor dalam Astrologi: Rantai dan Dispositor Akhir

Dalam astrologi, dispositor adalah penguasa tanda tempat sebuah planet berada. Jika Merkurius berada di Aries, Mars menjadi dispositor Merkurius karena Mars menguasai Aries. Jika Mars berada di Cancer, Bulan menjadi dispositor Mars. Mengikuti setiap penguasa secara berurutan menghasilkan rantai dispositor. Rantai dapat berakhir pada planet di tandanya sendiri, membentuk lingkar penerimaan timbal balik, atau berlanjut melalui sirkuit tertutup yang lebih besar.

Baca panduan
17 menit baca

Resepsi Timbal Balik dalam Astrologi: Arti dan Contoh

Resepsi timbal balik dalam astrologi paling umum berarti dua planet berada dalam tanda satu sama lain. Merkurius di Aries dan Mars di Gemini membentuk resepsi timbal balik berdasarkan domisil karena Merkurius menempati tanda yang dikuasai Mars, sedangkan Mars menempati tanda yang dikuasai Merkurius. Setiap planet menjadi tamu dari planet lainnya. Hubungan ini dapat menghubungkan topik keduanya dan memberi jalan untuk bekerja sama.

Baca panduan
16 menit baca

Aspek Dexter dan Sinister dalam Astrologi

Dalam astrologi tradisional, dexter dan sinister membedakan dua arah yang dapat digunakan sebuah planet untuk memancarkan aspek yang sama. Dari planet pemancar, hitung ke belakang berlawanan dengan urutan Aries ke Taurus ke Gemini untuk menemukan sinar dexter. Hitung ke depan mengikuti urutan tanda tersebut untuk menemukan sinar sinister.

Baca panduan
17 menit baca

Aspek Aplikatif dan Separatif dalam Astrologi

Dalam astrologi, aspek aplikatif bergerak menuju sudut tepatnya, sedangkan aspek separatif telah melewati ketepatan dan bergerak menjauh. Jika orb kuadrat turun dari 3 derajat menjadi 2 derajat, kuadrat itu aplikatif. Jika orb naik dari 2 derajat menjadi 3 derajat, kuadrat itu separatif. Ketepatan adalah saat orb nol di antara kedua fase tersebut.

Baca panduan
17 menit baca

Antiscia dalam Astrologi: Makna dan Cara Menghitungnya

Dalam astrologi, antiscion adalah derajat yang mencerminkan derajat lain melintasi sumbu titik balik matahari pada 0 derajat Cancer dan 0 derajat Capricorn. Kedua posisi berjarak sama dari satu titik balik matahari dalam zodiak tropis. Contra-antiscion terletak tepat berlawanan dengan antiscion.

Baca panduan
16 menit baca

Paralel dan Kontraparalel dalam Astrologi

Paralel dan kontraparalel adalah aspek astrologi yang diukur dengan deklinasi, bukan bujur zodiak. Paralel terjadi ketika dua benda berada pada deklinasi utara atau selatan yang hampir sama. Kontraparalel terjadi ketika satu di utara dan satu di selatan dengan nilai absolut yang hampir sama. Keduanya membutuhkan orb yang dinyatakan dan waktu pengukuran.

Baca panduan
16 menit baca

Planet Out-of-Bounds dalam Astrologi: Makna dan Perhitungan

Dalam astrologi, planet out-of-bounds memiliki deklinasi yang lebih jauh ke utara atau selatan dari ekuator langit daripada yang dapat dicapai Matahari. Deklinasi adalah koordinat ekuatorial yang diukur dalam derajat utara atau selatan. Aturan tetap yang umum menandai benda langit sebagai out of bounds jika melampaui sekitar 23 derajat 26 menit, tetapi kemiringan sumbu Bumi berubah perlahan; karena itu, pekerjaan presisi sebaiknya memakai nilai khusus tanggal atau menyatakan ambang tetap yang digunakan.

Baca panduan
16 menit baca

Di Bawah Sinar Matahari dalam Astrologi: Makna dan Orb

Dalam astrologi tradisional, planet berada di bawah sinar Matahari ketika berada dalam jarak lebih luas dari Matahari yang dikaitkan dengan berkurangnya keterlihatan. Banyak astrolog menggunakan sekitar 15 derajat, sedangkan sebagian menggunakan 17 derajat atau batas lain sesuai sumber. Dalam metode bertingkat yang umum, planet di antara 8 derajat 30 menit dan batas luar yang dipilih berada di bawah sinar Matahari tetapi tidak terbakar.

Baca panduan
17 menit baca

Planet Terbakar dalam Astrologi: Makna dan Orb

Dalam astrologi, sebuah planet terbakar ketika sangat dekat dengan Matahari tetapi berada di luar kondisi cazimi yang lebih sempit. Ambang tradisional yang umum menempatkan pembakaran dalam jarak sekitar 8 derajat 30 menit busur dari Matahari menurut bujur zodiak, meskipun sumber historis dan praktisi modern tidak semuanya menggunakan batas identik. Sebutkan aturan sebelum menerapkannya.

Baca panduan
16 menit baca

Cazimi dalam Astrologi: Makna, Orb, dan Penggunaan Bagan

Sebuah planet berada dalam cazimi ketika berada di jantung Matahari, secara tradisional dalam jarak 17 menit busur dari bujur zodiak tepat Matahari. Ukurlah jarak bujur terpendek, bukan sekadar apakah keduanya berada dalam tanda atau label derajat yang sama. Pada 10 derajat 12 menit Leo, misalnya, sebuah planet berjarak 14 menit busur dari Matahari pada 10 derajat 26 menit Leo dan memenuhi ambang tradisional.

Baca panduan
17 menit baca

Planet Peregrin dalam Astrologi: Makna dan Pengujian

Dalam astrologi tradisional, sebuah planet bersifat peregrin ketika tidak menempati dignitasnya sendiri melalui domisili, eksaltasi, triplisitas, batas atau term, maupun wajah atau dekan. Pengujian ini berlaku bagi planet pada tanda dan derajat yang tepat. Mengetahui bahwa planet berada di luar domisilinya saja tidak cukup, dan peregrin bukan berarti tanpa aspek, retrograd, di luar batas deklinasi, atau netral.

Baca panduan

Jelajahi jurnal